Pages

Minggu, 05 Juni 2011

Kerinduan seorang kekasih

Dibawah sinar rembulan
Bersama angin malam
Aku menanti engkau disini
Berharap engkau segera datang menemui aku

Sedetik, semenit, hingga berjam-jam
Aku menunggumu
Tak kunjung jua aku melihat tanda-tanda kehadiranmu
Aku sabar dan aku tetap menunggumu

Bersama bisikan angin aku sampaikan
“Sayang, segeralah datang”
Tak jua engkau datang kehadapanku

Aku sudah letih
Aku pun mulai merasa kedinginan malam itu
Namun, aku sangat yakin engkau pasti akan datang untuk menepati janjimu

Tanpa aku sadari
Aku tertidur di bangku taman saat itu
Bersama kunang-kunang malam yang menjaga tidurku



Hingga aku terbangun
Dan aku melihat dirimu yang telah lama kunanti

Aku memelukmu
Memelukmu dengan erat
Dan aku sampaikan
“Sayang, aku merindukanmu, aku sangat menyayangimu dan jangan pernah engkau tinggalkan aku”
Dan terucap darimu
“Aku juga sangat merindukanmu dan aku berjanji tidak akan meninggalkanmu karena aku juga sangat mencintaimu sekarang, esok dan selamanya”

Disaksikan oleh bintang-bintang malam itu
Engkau mencium bibirku dengan penuh mesra
Kita habiskan malam berdua ditaman itu
Dengan waktu yang tak cukup lama bertemu
Bersama jarak dan waktu yang selalu memisahkan kita
Aku sangat bahagia bisa kembali bertemu denganmu
Suatu kebahagiaan yang tak bisa aku ungkapkan

Namun, engkau beranjak dariku dan segera berlari dari hadapanku
Aku mengejarmu dan tak kunjung aku mendapatkanmu
“Kemana dirimu sayang ??” tanyaku
“Adakah kamu diantara bunga-bunga ditaman ini ??”


Aku terbangun dan mendapatkan semua hanya sekedar mimpiku saja
Aku mencarimu dan tak jua aku menemukan tanda-tanda akan kehadiranmu
Aku menangis dan tak henti-hentinya aku meneteskan airmata ini
“Mengapa tak kunjung jua engkau datang ?”
“Ada apa denganmu??”
“Masih adakah cinta untukku?”
Tanya hatiku yang semakin sedih

Ketika itu aku melihat setangkai mawar putih yang selalu engkau berikan padaku
Aku semakin yakin engkau datang menemuiku saat itu
“Sayang, kamu dimana ? Aku ingin melihatmu ? Aku sangat rindu padamu ?”

0 komentar budak gaul:

Posting Komentar